
Kecoak itu yaitu serangga yang biasanya dikatakan sebagai hama dan pengganggu di kalangan masyarakat. Dikatakan demikian alasannya binatang ini banyak membawa kerugian. Namun untuk di masa depan, binatang ini sangatlah berkhasiat bagi perkembangan teknologi. Sebab binatang ini telah menjadi ide untuk menciptakan kecoak robot super jagoan di masa depan.
Dilansir dari The Verge, para peniliti dari UC Berkeley, California, Menjadikan Kecoak sebagai binatang yang inspiratif. Mereka sanggup menciptakan robot yang bentuknya menyerupai dengan kecoak. Robot ini mereka beri nama sebagai CRAM atau "Compressible Robot with Articulated Mechanisms". Robot ini memiliki sendi exoskleton dan cangkang yang lembut yang bisa berubah bentuk dan bergerak ke kawasan yang sempit.
Para peniliti ini percaya jikalau proyek CRAM sanggup menjadi langkah awal yang efektif di dalam bidang robot penyelamatan. Keberadaan robot prototype ini masih dibiayai oleh Militer Amerika Serikat.
Para ilmuan dibalik proyej CRAM ini, menyerupai Kaushik Jayaram dan Robert Full, menganggap kecoak punya pergerakan yang unik dan punya ketahanan yang luar biasa terhadap peristiwa apapun. Kecoak jadi ide yang tepat sekali sebagai robot penyelamat dalam bidang kemanusiaan. Karena diharuskan bagi robot ini untuk menjelajahi puing-puing dan medan yang terbatas.
Untuk mengetahui diam-diam dari pergerakan dan ketahanan robot yang luar biasa ini, para ilmmuan haruslah menemukan rahasianya. Dalam mengungkapnya para ilmuan menciptakan rangkaian eksprerimen terhadap badan kecoak, bagaimana cara badan kecoak tersebut bereaksi terhadap lingkungan. Karena kecoak diharuskan untuk melewati celah-celah kecil secara horizontal dan vertikal, serta ditimpa beban bobot tubuhnya sendiri seberat 300kali.
Jayaram dan Full mendokumentasikan dan memperlajari tes ini, apa yang terjadi pada kecoak tersebut saat bergerak. Hasilnya sangat membantu sang ilmuan untuk mendesign prototype dalam menemukan kepingan yang sempurna.
Dari segi ukurannya CRAM akan dibentuk sebesar telapak tangan manusia, serta dibentuk dari materi papan poster dan polyester. Mengingat robot CRAM ini masih dalam tahap prototype, sangat memungkinkan robot CRAM ini akan dikembangkan dengan kemampuan lebih luas, menyerupai lompat, memanjat, dan berbelok.
Jayaram dan Full mendokumentasikan dan memperlajari tes ini, apa yang terjadi pada kecoak tersebut saat bergerak. Hasilnya sangat membantu sang ilmuan untuk mendesign prototype dalam menemukan kepingan yang sempurna.
Dari segi ukurannya CRAM akan dibentuk sebesar telapak tangan manusia, serta dibentuk dari materi papan poster dan polyester. Mengingat robot CRAM ini masih dalam tahap prototype, sangat memungkinkan robot CRAM ini akan dikembangkan dengan kemampuan lebih luas, menyerupai lompat, memanjat, dan berbelok.